Olahraga yang Aman Dilakukan Untuk Penderita Penyakit Jantung

Memiliki riwayat penyakit jantung seharusnya tidak menjadi alasan bagi seseorang untuk tidak berolahraga. Namun tentu saja perlu konsultasi dari dokter terlebih dahulu mengenai jenis olahraga yang dilakukan.

Pasien penderita penyakit jantung disarankan melakukan olahraga jenis aerobik yang ringan.

Kita menyarankan yang sifatnya aerobik. Aerobik itu yang kita lakukan sambil olahraga masih bernapas (ringan), seperti jalan kaki, sepeda.

Kita juga menyarankan untuk melakukan olahraga minimal 150 menit seminggu. Jika bisa lebih, akan memiliki efek yang baik bagi kesehatan jantung. Hal terpenting yang harus diperhatikan adalah durasi berolahraga.

“Jadi olahraga yang kita kejar menitnya dulu. Jalan enggak apa-apa asal setengah jam. Jadi, bukan speed dulu tapi time-nya dulu.”

Ada beberapa jenis olahraga yang tidak disarankan bagi penderita penyakit jantung yakni angkat besi dan lari seratus meter sprint. Olahraga tersebut membuat pasien berusaha menahan napas.

Lalu Mengingatkan pasien jantung tidak memforsir tubuh saat berolahraga. Sebab latihan fisik dengan intensitas tinggi berisiko membuat pasien kehabisan napas dan meningkatkan produksi keringat.

Bila timbul rasa sakit di dada saat berolahraga, segera berhenti dan beristirahat. Sumbatan oksigen pada jantung bisa jadi yang mengakibatkan dada terasa sakit. Jika terus dipacu akan berakibat semakin rusaknya otot jantung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *